Menjadi Wonder and Wander Woman bersama Insto
Sebagai seorang single mom alias ibu tunggal yang punya banyak anak, maka aku harus pandai membagi waktu dan memberi perhatian untuk anakku. Aku mempunyai empat anak dan semuanya tinggal di kota yang berbeda.
Maka bisa ditebak aku sering sekali bepergian untuk menengok anak-anakku tersebut. Anakku yang pertama kerja di Jakarta, lalu dua adiknya kuliah di Surabaya dan yang kecil tinggal di pesantren di Ponorogo.
Hampir setiap bulan sekali aku menjadi Wander Mode ON Istilahku buat perjalanan menengok anak-anak. Nah tahun ini setelah tiga bulan tidak bertemu, aku membuat misi Wander and Wonder Woman: 3 Kota dalam satu minggu.
Tentu saja momen ini sudah lama dinantikan. Grup keluarga isinya: "Ibu kapan berangkat? Ibu bawa oleh-oleh apa? Ibu masakin apa?"
Akiu sampai bikin itinerary, menabung lebih banyak untuk membeli tiket kereta dan pesawat, juga cuti dari jualan online.
Tapi di tengah semangat mempersiapkan perjalanan itu, datanglah tamu tak diundang, yaitu mataku tiba-tiba menjadi mata kering.
Dan akhirnya membuatku sadar bahwa gejala mata sepet, perih dan lelah itu jangan Disepelein!
Mata terasa sepet, perih, dan lelah Itu mulai muncul ketika H-3 keberangkatan.
Tugasku memang pas numpuk banget:
1. Packing baju buat bepergian, oleh-oleh khas Lamongan, obat-obatan dan juga kue buatan sendiri.
2. Sibuk koordinasi sana sini, mengubungi Ustad di Ponorogo untuk izin ketemu dik Arul. Chat sama Mbak Ais dan mbak Bila buat jadwal libur kuliahnya dan Telpon mas Iyus di Jakarta biar bisa ambil cuti.
3. Menyelesaikan kerjaan. Kebetulan ini saat libur sekolah jadi aku tidak perlu ijin untuk tidak mengajar. Tetapi aku masih sibuk ngurus kerjaan onlineku, yaitu jualan baju online. Aku tetap balas chat customer, packing orderan, live jualan sampai kadang jam 11 malam.
Hasilnya? Tiga hari sebelum berangkat, mataku dari jam 6 pagi sampai jam 12 malam nempel ke layar. Layar HP buat chat, Layar laptop buat mencatat resi dan juga lampu kamar yang terang benderang karena begadang.
Hari pertama begini, bangun tidur mata terasa sepet, rasanya kayak kena lem. Hari kedua, pas booking tiket kereta ke Ponorogo mata mulai perih, rasanya perih banget lihat layar terang.
H-1 berangkat, aku lembur packing sampai jam 2 pagi. Kipas angin menyala. Ketika selesai, mata rasanya lelah berat banget padahal besoknya harus berangkat subuh ke Stasiun.
Mata Kering yang Mengganggu Perjalanan Wander and Wonder Woman
Itinerary yang kususun adalah sebagai berikut
Hari 1 Perjalanan Ke Ponorogo
Naik bis hampir 3 jam. Harusnya bisa tidur, tapi bis yang berjalan berkelok-kelok membuatku susah tidur. Akhirnya mataku tetap stay waspada tidak bisa kupejamkan, udah gitu setiap kali melihat HP langsung perih.
Sampai Ponorogo, aku malah menghabiskan waktu satu jam di masjid pondok buat ngompres mata.
Pelukan pertama dengan dik Arul setelah 3 bulan, aku lewatin dengan mata setengah merem. "Ibu kok matanya merah sih?" Duh sedih banget rasanya.
Hari 2 Perjalanan ke Surabaya
Kali ini naik kereta, cahaya lampu kereta terasa silau, karena lampu hanya dimatikan ketika malam menjelang jam tidur saja. Jadilah mataku semakin lelah.
Di Surabaya aku nginep 2 hari buat nengok Mbak Ais dan mbak Nabila.
Rencananya mau mengajak makan di luar dan foto-foto di kampus.
Kenyataannya? Aku cuma bisa 2 jam di luar. Abis itu mata perih kena angin motor dan AC di kamar.
Malamnya juga nggak bisa bantuin Mbak Ais revisi skripsi karena layar laptop bikin mataku semakin kabur.
Foto bertiga yang udah lama direncanakan harus gagal, karena mataku yang bengkak hiks..
Hari 4 Perjalanan ke Jakarta
Naik pesawat kurang lebih 1.5 jam. Di bandara Juanda, aku salah baca gate karena tulisan blur. Ya Allah hampir saja ketinggalan pesawat.
Sampai Jakarta, Mas Iyus menjemput. Harusnya happy bisa jalan-jalan ke Monas,
tapi aku malah di kamar hotel. Mata lelah banget rasanya. Nggak kuat lihat layar HP.
Mas Iyus yang tadinya mau cerita tentang kerjaannya, malah nemenin saya tidur. Ya ampun aku merasa gagal menjadi Wonder Woman.
Pulangnya ke Surabaya, aku sampai menangis di pesawat. Nyesel banget rasanya.
Udah "wander" jauh-jauh, tapi momennya rusak gara-gara sakit mata.
Tips Mengatasi Mata Kering Buat Wonder dan Wander Wonan
Dari perjalanan itu saya belajar. Ternyata jadi Wonder Woman itu capeknya dobel. Capek hati, capek badan, dan satu lagi capek mata.
Penyebabnya antara lain bisa karena:
- Layar nonstop untuk koordinasi 4 kota
- Perjalanan: AC kereta, AC pesawat, angin jalanan
- Kurang tidur, karena habis di perjalanan.
Tips yang sekarang jadi "senjata"ku di setiap perjalanan adalah:
1. Aturan 20-20-20 di Perjalanan
20 menit melihat HP, 20 detik melihat jendela. Di kereta dan di bis bisa melihat sawah dan di pesawat bisa melihat awan.
2. Membawa botol Minum
Dehidrasi bisa menyebabkan mata kering. Oleh karena itu, kita harus banyak minum.
3. Membawa Kacamata Hitam dan Topi
Wajib dipakai pas naik motor di Surabaya, karena bisa mengurangi silau dan angin.
4. Kompres Dingin Pakai Tisu Basah
Di kamar hotel atau di kereta kita bisa mengompres mata, karena ampuh buat ngilangin perih.
5. Jangan memaksakan diri menjadi Harus Kuat
Sekarang kalau mata udah sepet, saya berhenti dulu. Ngobrol sama anak lebih penting lho daripada foto-foto.
Menemukan Insto Dry Eyes dan Pengalaman Menggunakannya
Sepulang dari perjalanan itu, saya langsung pergi ke toko obat dekat rumah.
"Pakai Insto Dry Eyes aja Bu. Ini buat mata kering karena AC, layar, dan perjalanan," kata mbak apotekernya.
Lalu aku membeli botol 7.5ml. Kecil bisa masuk dompet. Ini menjadi senjata rahasia Wonder Woman.
Pengalaman pertama memakainya, hanya dengan satu tetes aja udah bikin dingin dan mata terasa lega. Sekarang Insto Dry Eyes menemani saya kemana saja. Perjalanan jadi semakin nyaman, karena mata SEpet-PErih-LElah sudah tidak terasa lagi.
Wander Terus, Wonder Woman Sehat
Jadi Wonder Woman itu tugasnya memang "wander". Mulai dari dapur ke pasar, dari pasar ke sekolah tempat mengajar. Kalau liburan menengok anak di pondok, di kampus di rantau. Hmm benar-benar seorang wander dan wonder woman.
Tapi kita harus ingat, gak bakal bisa "wander" kalau mata kita sakit. Jadi tolong diingat gejala Mata SePeLe Jangan Disepelein!
Jangan lupa cukup stirahat, banyak Minum, dan sedia Insto Dry Eyes. Karena perjalanan kita masih panjang. Mata harus sehat. Biar Wonder Woman bisa terus "wander" menjemput rindu.



Komentar
Posting Komentar